Radarbarat.net Gayo Lues, (Aceh) — Hanya sebuah jembatan kayu kecil yang kini menjadi satu-satunya akses penghubung antara Kecamatan Dabun Gelang dan Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Kondisi ini terjadi pascabencana yang melanda wilayah tersebut sejak tahun 2025 lalu, yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.
Hujan yang terus mengguyur wilayah Gayo Lues memperparah situasi. Jalur utama maupun jalan alternatif dari Aceh Timur, Pining, Badak menuju Blangkejeren tidak dapat dilalui kendaraan roda empat karena tergenang air sungai yang tak kunjung surut. Akibatnya, pengiriman logistik dan kebutuhan masyarakat terhambat.
Masyarakat kedua kecamatan mengaku sangat kesulitan dengan kondisi ini. Jalan yang terputus membuat harga kebutuhan pokok naik dan aktivitas warga menjadi terganggu. Hanya kendaraan roda dua yang dapat melintas melalui jembatan kayu tersebut, yang tentunya tidak cukup untuk mengangkut kebutuhan dalam jumlah besar.
“Kami berharap kondisi ini segera ditangani. Sudah terlalu lama kami kesulitan akses,” ujar salah seorang warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini, ST., M.Ec. Dev. Pemerintah Daerah saat ini terus berupaya untuk memulihkan kodisi wilayah yang mengalami banjir dan longsor. saat ini kita sudah menurunkan alat berat untuk memulihlan kondisi tersebut, karena jembatan aih bobo sudah beberapa kali di terjamg banjir dan membuat kenderaan roda empat tidak bisa melintas.
Sudah kita upayakan untuk menanggulangi Bencana ini, dan kita terus pantau daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor, karena saat ini wilayah kita sedang Musim hujan dan tentunya kita harus siap siaga, ujar Muhaimini.
Kita juga sudah merencanakan untuk melakukan Normalisasi di sepanjang Sungai Aih Bobo – mencakupi aliran Sungai Sepang hingga ke Kali Kampung Badak.dan insya Allah pada tanggal 19 Oktober 2026 mendatang akan diturunkan 9 unit alat berat untul melakukan Normalisasi, Bantuan ini langsung dari Bapak Presiden RI melalui Kemendagri dan Satgas PRR.
“Insya Allah, Sambung Muhaimini, Akses ini akan kita siapkan hari ini, Supaya bisa di lalui oleh kenderaan roda empat dan semoga aktivitas masyarakat akan segera pulih dan berjalan seperti biasa,” tandas Muhaimini.






























