Radarbarat.net Gayo Lues, (Aceh) — Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Gayo Lues, kembali memicu kekhawatiran warga Kampung Agusen. Luapan sungai menyebabkan sekitar empat rumah warga terendam banjir pada Senin (12/10/2026), sementara sejumlah warga lainnya turut menghadapi ancaman kenaikan debit air sungai.
Peristiwa ini mengingatkan warga pada bencana banjir besar pada akhir 2025 lalu, ketika sejumlah rumah di kampung tersebut dilaporkan hanyut akibat terjangan banjir.
Kepala Desa Agusen, Ramadan, membenarkan kejadian tersebut. Warga kini kembali diliputi kekhawatiran apabila hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur kawasan permukiman warga dan menyebabkan sungai kembali meluap.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini, mengatakan pihaknya telah mendirikan empat tenda darurat untuk membantu penanganan masyarakat yang terdampak banjir.
Selain mendirikan tenda, petugas BPBD juga turut membantu mengevakuasi barang-barang milik warga ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan banjir susulan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian dan memberikan perlindungan sementara kepada masyarakat apabila debit air sungai kembali meningkat, ujar Muhaimini.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, sekitar empat rumah warga dilaporkan terendam banjir. Penanganan darurat terus diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan luapan susulan apabila hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.






























