Kami Mempertanyakan Kemurnian Gerakan BEM SI Jawa Barat Yang Dinilai Tidak Pantas Ciderai Etika Publik

RADAR BARAT

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 20:42 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 14/04/26|  Gerakan yang dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan BEM SI Jawa Barat menuai kecaman dari elemen pemuda Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia Tindakan mencoret foto Menteri Pertahanan dan Panglima TNI, KSAU dan KSAL dinilai tidak pantas, tidak beretika, serta mencederai nilai-nilai demokrasi yang beradab.

Aksi tersebut juga dikaitkan dengan polemik kasus Andri Yunus yang tengah menjadi perhatian publik. Namun demikian, banyak pihak menilai bahwa menjadikan kasus tersebut sebagai dalih untuk melakukan tindakan yang bersifat provokatif dan simbolik yang merendahkan institusi negara adalah bentuk penyimpangan dari prinsip perjuangan itu sendiri

“Kasus Andri Yunus seharusnya disikapi dengan pendekatan hukum dan moral yang objektif, bukan justru dijadikan pembenaran untuk melakukan aksi-aksi yang tidak beretika seperti mencoret simbol negara maupun foto pejabat publik,” tegaspernyataan sikap tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, klaim yang mengatasnamakan Jawa Barat juga dianggap menyesatkan dan tidak merepresentasikan keseluruhan mahasiswa serta masyarakat di wilayah tersebut. Banyak pihak di Jawa Barat yang justru menolak keras cara-cara yang dinilai tidak mencerminkan intelektualitas dan kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Kami menolak keras segala bentuk aksi yang mencederai kehormatan institusi negara. Kritik boleh disampaikan, namun harus dengan cara yang santun, argumentatif, dan tidak merusak nilai kebangsaan,” lanjutnya.

Tindakan pencoretan tersebut dinilai berpotensi memicu polarisasi dan memperkeruh suasana publik, terutama di tengah situasi nasional yang membutuhkan stabilitas dan persatuan.

Sebagai penutup, seluruh elemen pemuda diimbau untuk tetap menjaga marwah gerakan mahasiswa sebagai kekuatan moral bangsa, dengan mengedepankan etika, intelektualitas, serta semangat persatuan dalam menyampaikan aspirasi.

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia

Ketua Umum
Dedi Siregar

Berita Terkait

Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital
PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan dan Kepemimpinan Berintegritas
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Ketua Divisi Driver LAI, Sandy: Kebersamaan dan Komunikasi Upaya Cegah Pelanggaran Hukum Bersama Polri
Generasi Muda Diminta Adaptif dan Kritis Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan
Konsolidasi Internal Partai Perkuat Langkah Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029
Sejalan dengan BNN, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Vape Dilarang di RUU Narkotika

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Meski Tak Lagi Wali Kota, Haji Affan Alfian Bintang Tetap Didoakan dan Dihormati Tukang Becak Subulussalam

Kamis, 20 November 2025 - 00:07 WIB

Ultimatum 5×24 Jam untuk Kejari Baru, Mahasiswa Desak Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,2 Miliar

Berita Terbaru