Fokus pada Keandalan Operasional, Dewan Komisaris dan Manajemen PTPN IV Bersinergi Perkuat Standar Mutu Teh dan Kopi di Sumatera Barat dan Jambi

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:10 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Dewan Komisaris (Dekom) PTPN IV PalmCo merampungkan rangkaian peninjauan lapangan (Management Walkthrough) ke sejumlah aset operasional di Kebun Teh Danau Kembar, Sumatera Barat, serta Kebun Teh dan Kopi Kayu Aro di Jambi. Kunjungan yang berlangsung beberapa waktu lalu ini merupakan wujud kolaborasi aktif antara Dekom dan Manajemen guna memastikan realisasi target internal, mendorong efisiensi Harga Pokok Produksi (HPP), dan menjaga standar mutu komoditas kebanggaan perusahaan.

Menilik profil operasionalnya, kedua wilayah ini merupakan aset strategis dengan skala yang masif. Kebun Danau Kembar memiliki total areal lebih dari 600 hektare yang ditopang pabrik teh Orthodox berkapasitas 35.000 kg daun teh basah (DTB) per hari. Sementara itu, Kebun Kayu Aro mengelola lahan seluas 3.000-an hektare dengan kombinasi pertanaman teh dan kopi, yang dilengkapi pabrik teh Orthodox dan CTC, serta fasilitas pengolahan kopi berkapasitas 400 kg/jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan tersebut, jajaran Dekom PTPN IV mengapresiasi sejumlah tren positif yang berhasil diraih oleh Manajemen. Di Kebun Danau Kembar, langkah efisiensi operasional yang dijalankan bersama mulai membuahkan hasil. Hal ini tercermin dari tren pemulihan finansial, di mana kebun tersebut sukses mencatatkan perbaikan kinerja keuangan sebesar Rp 427 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

**Sinergi Optimalisasi HPP dan Penguatan SOP Mutu Teh**

Sebagai bagian dari komitmen perbaikan berkesinambungan (continuous improvement), jajaran Dekom PTPN IV terus memberikan dukungan penuh kepada Manajemen untuk melakukan optimalisasi di berbagai lini. Salah satu fokus bersama saat ini adalah efisiensi HPP kopi di Kayu Aro guna memperbesar ruang margin keuntungan perusahaan di masa mendatang.

Plh. Komisaris Utama PTPN IV, Andi Wibisono, menegaskan bahwa pencapaian target tersebut sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi di lapangan serta pemanfaatan potensi keunggulan alamiah kebun.

“Kunjungan ini adalah wujud sinergi antara Dewan Komisaris dan jajaran Manajemen. Kami hadir untuk memberikan dukungan penuh serta memetakan bersama potensi-potensi efisiensi yang ada. Terlebih lagi, melihat histori Kebun Danau Kembar dan Kayu Aro yang memiliki keunggulan dibandingkan kebun-kebun teh lainnya dari sisi ketinggian tempat yang sudah tergolong highland tea dan kesesuaian tanah yang sangat subur, sehingga secara alamiah menghasilkan teh jadi dengan flavour sangat kuat. Dengan pengelolaan kebun yang baik, kami yakin kejayaan produksi teh (terutama dari Kebun Kayu Aro) akan kembali. Untuk itu, kolaborasi yang solid dari tingkat kebun hingga manajemen puncak adalah kunci utama untuk memperkuat daya saing produk kita di pasar,” ujar Andi Wibisono.

Di sektor pengolahan teh, Dekom dan Manajemen sepakat untuk terus mengawal pelaksanaan Standard Operating Procedure (SOP) secara konsisten. Proses penggulungan yang sangat menentukan karakter rasa, aroma, dan penampilan teh menjadi salah satu titik fokus. Pengujian mutu organoleptik oleh tea taster terus dioptimalkan guna memastikan keseragaman mutu dari awal hingga akhir produksi.

Dekom juga mendukung langkah-langkah peningkatan akurasi di lini pabrik, seperti melengkapi setiap Open Top Roller (OTR) dengan instrumen grafik kontrol waktu, serta menjaga presisi suhu pada mesin pengering (dryer). Dari sisi agronomi, program penanaman ulang (replanting) secara bertahap pada areal teh ex-seedling seluas 300-an hektare di Kayu Aro mendapat dukungan penuh guna menjamin keberlanjutan produksi di masa depan.

**Akselerasi Pengembangan Kopi dan Efisiensi Pembibitan**

Terkait pengembangan komoditas kopi, Dekom memberikan apresiasi atas dedikasi Manajemen Kebun dalam menata dan memajukan areal pertanaman. Untuk menjaga momentum perbaikan ini, program penyisipan tanaman kopi akan terus dieksekusi secara komprehensif, merata, dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk support system dalam efisiensi biaya dan optimasi logistik pembibitan, Dekom dan Manajemen tengah merumuskan kolaborasi pengadaan benih unggul. Ke depannya, suplai disarankan menggunakan benih langsung dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) sebagai langkah persiapan yang matang dan efisien menyambut rencana konversi 56 hektare areal menjadi lahan kopi pada 2027 mendatang.

Menutup arahannya, Andi Wibisono mewakili Dewan Komisaris mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus memupuk budaya kerja kolaboratif dan rasa memiliki sense of belonging yang teguh. Peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia diyakini sebagai fondasi utama untuk mengokohkan takhta teh dan kopi Kayu Aro serta Danau Kembar sebagai produk unggulan yang disegani di industri perkebunan nasional.(AVID/rel)

Berita Terkait

Tingkatkan Jasmani dan Sportivitas WBP, Lapas Narkotika Langkat Resmi Buka Turnamen Mini Soccer “Plt KALAPAS CUP”
Kanwil Ditjenpas Sumut lakukan Pemeriksaan Lanjutan Warga Binaan Terkait Dugaan Kasus Love Scamming
Tingkatkan Motivasi dan Imunitas, Lapas Narkotika Langkat Gelar Apel Penghargaan Pegawai Teladan dan Pembagian Vitamin
Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Narkotika Langkat Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan Blok Hunian
Tembus Rp7,08T, Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen pada 2025, Ditopang Produksi dan Efisiensi
Wujud Nyata Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Paket Alat Mandi dan Pakaian untuk Warga Binaan
Pendidikan Kecakapan Wira Usaha LKP Cahaya Karya Gemilang Resmi di Buka
Pimpin Sertijab Kepala Bapas Bogir, Kakanwil Ditjenpas Jabar Yudi Suseno Tekankan Akselerasi Layanan Klien Pemasyarakatan

Berita Terbaru

LANGKAT

LANGKAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhadap lingkungan sekitar. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, jajaran Lapas Narkotika Langkat menggelar aksi bakti sosial berupa pengecoran perbaikan jalan fasilitas umum sepanjang 25 meter di kawasan Jalan Simpang Ladang, Selasa (21/07/2026). Langkah konkrit perbaikan infrastruktur ini terwujud berkat sinergi dan dukungan penuh pendanaan dari sisa hasil usaha/keuntungan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo) yang disalurkan melalui Koperasi Lapas Narkotika Langkat, serta berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Desa Cempa, Kabupaten Langkat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bukti nyata keberadaan jajaran Pemasyarakatan yang berorientasi pada kepedulian masyarakat. “Kegiatan ini kami laksanakan selaras dengan semangat dan slogan ‘Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat’. Jalan Simpang Ladang ini merupakan akses vital, tidak hanya sebagai jalur utama menuju kawasan Lapas tetapi juga nadi mobilitas harian warga setempat. Melalui perbaikan ini, kami berharap dapat memberikan kenyamanan, keamanan berkendara, serta memperlancar roda perekonomian dan aktivitas warga sehari-hari,” tutur Yan Patmos di sela-sela kegiatan. Semangat gotong royong tampak menyelimuti lokasi kegiatan. Aksi perbaikan jalan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai unsur, mulai dari seluruh jajaran pejabat struktural, staf, tim pengamanan, Kepala Dusun setempat, masyarakat sekitar, hingga warga binaan Lapas yang telah memenuhi kriteria dan syarat. Pelibatan warga binaan ini sekaligus menjadi ruang pembinaan kerja dan sarana pengabdian langsung mereka sebelum kembali sepenuhnya ke tengah masyarakat. Sementara itu, Kepala Desa Cempa, M. Sayed, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi nyata yang diberikan oleh pihak Lapas beserta Inkopasindo. “Atas nama warga dan Pemerintah Desa Cempa, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Lapas Narkotika Langkat dan Inkopasindo atas bantuan bakti sosial ini. Perbaikan jalan sepanjang 25 meter ini sangat berarti bagi kelancaran mobilitas dan keselamatan warga kami yang melintas setiap hari,” ungkap M. Sayed. Aksi tanggap lingkungan ini pun disambut antusias oleh warga sekitar. Selain menyampaikan rasa terima kasih, masyarakat berharap jalinan silaturahmi, sinergi, dan kerja sama harmonis antara Lapas Narkotika Langkat dengan warga Desa Cempa dapat terus terpelihara secara erat dan berkesinambungan di masa-masa mendatang.(AVID/rel)

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:59 WIB

Diduga Edarkan Narkotika Jenis Sabu, Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ciduk Seorang Oknum ASN 

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:08 WIB

Bravo! Satresnarkoba Polres Gayo Lues Kembali Cetak Prestasi, Kasus Sabu Berhasil Diungkap

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:43 WIB

Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh

Senin, 13 Juli 2026 - 19:59 WIB

Temu Ramah Kegiatan MPLS SMAN 1 Putri Betung Tahun Pelajaran 2026/2027 Perkuat Sinergi Sekolah dengan Forkopimcam dan Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:34 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu 

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:07 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:34 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Berita Terbaru

LANGKAT

LANGKAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhadap lingkungan sekitar. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, jajaran Lapas Narkotika Langkat menggelar aksi bakti sosial berupa pengecoran perbaikan jalan fasilitas umum sepanjang 25 meter di kawasan Jalan Simpang Ladang, Selasa (21/07/2026). Langkah konkrit perbaikan infrastruktur ini terwujud berkat sinergi dan dukungan penuh pendanaan dari sisa hasil usaha/keuntungan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo) yang disalurkan melalui Koperasi Lapas Narkotika Langkat, serta berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Desa Cempa, Kabupaten Langkat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bukti nyata keberadaan jajaran Pemasyarakatan yang berorientasi pada kepedulian masyarakat. “Kegiatan ini kami laksanakan selaras dengan semangat dan slogan ‘Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat’. Jalan Simpang Ladang ini merupakan akses vital, tidak hanya sebagai jalur utama menuju kawasan Lapas tetapi juga nadi mobilitas harian warga setempat. Melalui perbaikan ini, kami berharap dapat memberikan kenyamanan, keamanan berkendara, serta memperlancar roda perekonomian dan aktivitas warga sehari-hari,” tutur Yan Patmos di sela-sela kegiatan. Semangat gotong royong tampak menyelimuti lokasi kegiatan. Aksi perbaikan jalan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai unsur, mulai dari seluruh jajaran pejabat struktural, staf, tim pengamanan, Kepala Dusun setempat, masyarakat sekitar, hingga warga binaan Lapas yang telah memenuhi kriteria dan syarat. Pelibatan warga binaan ini sekaligus menjadi ruang pembinaan kerja dan sarana pengabdian langsung mereka sebelum kembali sepenuhnya ke tengah masyarakat. Sementara itu, Kepala Desa Cempa, M. Sayed, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi nyata yang diberikan oleh pihak Lapas beserta Inkopasindo. “Atas nama warga dan Pemerintah Desa Cempa, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Lapas Narkotika Langkat dan Inkopasindo atas bantuan bakti sosial ini. Perbaikan jalan sepanjang 25 meter ini sangat berarti bagi kelancaran mobilitas dan keselamatan warga kami yang melintas setiap hari,” ungkap M. Sayed. Aksi tanggap lingkungan ini pun disambut antusias oleh warga sekitar. Selain menyampaikan rasa terima kasih, masyarakat berharap jalinan silaturahmi, sinergi, dan kerja sama harmonis antara Lapas Narkotika Langkat dengan warga Desa Cempa dapat terus terpelihara secara erat dan berkesinambungan di masa-masa mendatang.(AVID/rel)

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:40 WIB

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

HUKUM & KRIMINAL

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:35 WIB